Pengadilan Tipikor Hukum Novanto 15 Tahun, Begini Kata Partai Golkar

Selasa, 24 April 2018 - 17:11 WIB
Mantan Ketua Umum Golkar, Setya Novanto. (Foto: JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) telah memvonis 15 tahun penjara kepada mantan Ketua DPR RI Setya Novanto atas tindak pidana korupsi E-KTP.

Ketua Bidang Penggalangan Opini dan Media DPP Partai Golkar, Ace Hasan Sadzily mengaku prihatin dengan putusan pengadilan yang menghukum Setya Novanto dengan hukuman berat.

“Tentu kami sangat prihatin atas vonis Majelis Hakim yang memutuskan vonis 15 tahun untuk Pak Setya Novanto,” kata Ace di Komplek Parleme, Selasa (24/4).

Dikatakan Ace, keputusan Pengadilan Tipikor ini sepenuhnya dikembalikan kepada Setya Novanto dan kuasa hukumnya untuk mengambil langkah selanjutnya. “Semua dikembalikan kepada Pak Novanto dan Penasehat hukumnya sendiri untuk mengambil langkah hukum selanjutnya apakah akan banding atau tidak,” tukasnya.

Namun demikian, Anggota Komisi VIII DPR RI ini menghormati semua putusan pengadilan dan proses hukum yang ada.

“Apapun keputusan yang diambil Pak Novanto, kami hanya bisa mendoakan agar Pak Novanto tabah dan sabar dalam menghadapi kasus hukumnya,” ucapnya.

Diketahui, Setya Novanto divonis 15 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Novanto juga diwajibkan membayar denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Menurut majelis hakim, Novanto terbukti melakukan korupsi proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2013.

“Menjatuhkan pidana dengan pidana penjara 15 tahun,” ujar ketua majelis hakim Yanto saat membacakan amar putusan. (Aiy/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *