Berfoto Pakai Simbol Dua Jari, Para ASN Disini Berurusan dengan Polisi

FAJAR.CO.ID, BANJARMASIN – Ini adalah peringatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga tindakan seremeh apapun dalam Pilkada. Hanya berfoto dengan salam dua jari, para ASN di Tanah Laut harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Kabupaten Tanah Laut bersepakat, dugaan afiliasi tertentu melalui simbol salam dua jari itu mengindikasikan sejumlah pejabat Pemkab Tanah Laut tidak netral dalam perhelatan Pilkada 2018.

Komisioner Bawaslu Kalsel Aries Mardiono mengungkapkan ada kesepakatan antara Pengawas Pemilu Kabupaten Tanah Laut dengan Kepolisian dan Kejaksanan untuk membawa kasus ini ke persoalan hukum karena memang ditemukan indikasi pelanggaran Undang-Undang ASN.

Yang dilanggar adalah UU ASN Nomor 5 Tahun 2017, UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota dan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS serta Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

UU tersebut dengan tegas melarang ASN untuk memberi komentar, menyukai apalagi jika terang-terangan mendukung salah satu peserta pilkada. Dibeberkan Aries, hari Sabtu (21/4) tadi, kajian dugaan pelanggaran sudah dibahas bersama antara penyidik kepolisian beserta kejaksaan dan Panwas. “Hasilnya, Sentra Gakkumdu bersepakat kasus ini dilanjutkan ke tahap penyidikan,” ungkap Aries kemarin.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi M1


Comment

Loading...