Di Depan 2500 Mahasiswa, Kepala Staf Kepresidenan Imbau Antisipasi Hoax

Rabu, 25 April 2018 - 13:28 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tantangan generasi muda saat ini adalah  peredaran informasi hoax. Karena itu, generasi muda harus antisipasi terhadap revolusi informasi.

Hal itu diungkapkan Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko, saat seminar kebangsaan yang digelar oleh Gerakan Indonesia Optimis di Balai Prajurit Jenderal M. Jusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (25/4/18).

“Saat ini, 132 juta pengguna internet di indonesia, 40 persen penggila media sosial mayoritas anak muda. Ini penelitian bukan hoax,” kata Moeldoko.

Dihadapan 2500 mahasiswa dari berbagai universitas di Makassar yang hadir, Moeldoko mengatakan,  peredaran hoax di Indonesia tergolong tinggi, sementara generasi muda belum menerima pembekalan yang cukup bagaimana menggunakan media sosial yang baik.

“Penelitian menunjukkan 88,60 persen hoax yang beredar itu terkait SARA, dan 8 dari 10 anak bangsa masih pesimis dengan kemajuan bangsa,” tegasnya.

Sementara Pengdam XIV/Hasanuddin, Mayjen (TNI) Agus Surya Bakti mengatakan media sosial memiliki tujuan memberi informasi, menghibur dan mempengaruhi. Jadi generasi muda harus cerdas dan mencermati media sosial.

“Pengaruhnya sebenarnya positif, tapi karena ada unsur keperlntingan orang akhirnya disalahgunakan oleh orang untuk menyebarkan hoax, dan dampaknya bisa membunuh karakter generasi muda,” jelas Agus. (sul/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.