KOMPAK! Suami Dijerat Kasus Narkoba, Istri Ditangkap Karena Mencuri

Rabu, 25 April 2018 - 10:30 WIB

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Dituntut 8 tahun penjara, tidak membuat semangat Mustang untuk membela diri menjadi pudar. Buktinya, saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tarakan, Jumat (20/4), Mustang yang diberi kesempatan membacakan pembelaan, meminta kepada Majelis Hakim meringankan hukumannya.

Mustang sendiri diduga melanggar Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Saya hanya pecandu sabu-sabu saja pak, makanya kalau bisa ringankan hukuman saya dan jangan hukum saya selama 8 tahun, itu berat pak,” kata Mustang, membacakan pembelaan.

Mendengar permintaan tersebut, Ketua Majelis Hakim dalam sidang tersebut, Patria SH pun menerimanya dengan baik, untuk dijadikan pertimbangan ketika Mustang menjalani sidang putusan hukuman nantinya.

“Permintaan terdakwa akan kita anggap sebagai pembelaan, agar nantinya kami para Majelis Hakim bisa mempertimbangkannya. Apakah nantinya terdakwa layak dapat keringanan hukuman atau tidak,” ujarnya.

Usut punya usut, Mustang sendiri merupakan suami dari Siti Rahma yang saat ini juga sedang menjalani proses persidangan dengan kasus pencurian dan narkotika. Pasangan suami istri (pasutri) itu ditangkap pihak Polres Tarakan ketika ada laporan mengenai Siti Rahma yang kerap melakukan sejumlah aksi pencurian.

Namun naas, bermaksud meringkus Siti Rahma karena aksi pencurian, pihak kepolisian malah menemukan pasutri itu sedang melakukan pesta sabu-sabu, di rumahnya yang beralamat di Kelurahan Selumit.

Siti sendiri awalnya melakukan pencurian dengan modus pura-pura membeli di sebuah toko. Namun karena siti melihat ada HP yang terletak meja kasir, Siti pun langsung beraksi dengan mengambil HP tersebut. Namun sayangnya aksinya tersebut dilihat saksi mata yang juga sedang membeli di toko tersebut.

“Jadi awalnya Siti ini membeli barang di tokonya Rahmat. Bukannya beli, tapi dia malah mencuri dan karena ada yang lihat, maka dilaporkannlah dia ke pihak berwajib,” kata JPU Hestening Ayu SH yang dijumpai Kaltara Pos di luar persidangan.

“Waktu mau ditangkap, ternyata mereka lagi pesta sabu, bertambah lah lagi perkaranya. Apalagi pihak kepolisian juga menemukan barang bukti sabu-sabu sebanyak 0,26 gram sisa dari pesta sabu mereka,” pungkasnya.(*/osa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.