Nelayan Galesong Curhat Soal Tambang Pasir, Begini Jawaban NH

Kamis, 26 April 2018 - 08:53 WIB

FAJAR.CO.ID, TAKALAR — Calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid mengunjungi perkampungan nelayan di Desa Boddia, Kecamatan Galesong, Takalar, Rabu (25/4) malam. Ratusan masyarakat menyambut kedatangan pasangan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar ini.

Meski sudah cukup larut, antusiasme warga tak ikut surut. Bahkan, sejumlah masyarakat langsung menyalurkan aspirasinya kepada NH dalam kesempatan berharga tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Faisal Dg Bali curhat soal kondisi nelayan di Galesong. Kata dia, adanya penambangan pasir di daerah tersebut berimbas negatif terhadap produktivitas nelayan.

“Di sini ada penambangan pasir, tetapi tambang pasir itu justu merugikan nelayan. Hasil tangkapan juga ikut menurun,” bebernya.

Mengatasi hal tersebut, NH menjelaskan dirinya memang akan memprioritaskan dua asas dalam setiap penambangan di wulayah Sulsel. Kedua asas itu ialah asas lingkungan dan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar.

“Penambangan tidak boleh merusak lingkungan, itulah pembangunan berbasis lingkungan. Juga, tidak boleh ada tambang yang menyengsarakan rakyat di daerah setempat, masyarakat harus merasakan manfaatnya,” tegas NH.

Lebih lanjut, kata NH, komitmen tersebut merupakan buah gagasannya yang hendak menjadikan Sulsel sebagai rumah bagi seluruh masyarakat. Bukan hanya menjadi sekelompk keluarga atau kelompok tertebtu saja.

“Tidak boleh ada rakyat Sulsel yang hanya menjadi tamu atau penonton di rumahnya sendiri. Kita harus hadir untuk meyakinkan diri kalau kita bersama memang benar-benar pemilik Sulsel,” pungkasnya. (rls/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *