Duel Berdarah Karena Pacar, Rizky Kena Tusuk

Jumat, 27 April 2018 - 04:36 WIB

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Mariadi alias Adi (19), terdakwa pembacok anak Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)  Kaltim Brigjen Pol Raja Haryono, bernama Raja Arviary Rizky Haryono (17) menjalani pemeriksaan di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, sore kemarin.

Di depan majelis hakim dipimpin Parmatoni didampingi hakim anggota, Fery Haryanta dan Decky Velix Wagiju, saat diminta keterangan Adi mengungkapkan, dia sempat berpacaran dengan Ria. Sekitar 6 bulan berpacaran, hubungan Ria dan Adi putus karena diduga ada kaitan dengan Rizky.

Di situlah awal mula perkelahian. Saat coba mengklarifikasi melalui media sosial (medsos) Instagram, ujung-ujungnya Rizky dan Adi sepakat bertemu menyelesaikan masalah tersebut. Dipilihlah lahan kosong di atas komplek SMA 1, di Samarinda Ulu.
“Saat bertemu tak banyak bicara. Saya dipukul duluan. Saya juga sempat dipiting,” beber Adi.

Saat dipiting dan lehernya tercekik, dengan posisi Rizky berada di belakangnya, Adi spontan mencabut celurit dari balik jaket yang dikenakannya. “Langsung saya sabetkan. Seingat saya tiga kali,” ujar Adi.
“Oh bela diri ya,” celetuk salah seorang hakim.

Adi mengaku menyesali perbuatannya. Adi mengaku pihak keluarganya sempat berusaha meminta maaf dan coba mengajukan perdamaian, namun tak direspons. “Orangtua juga sempat hendak menanggung biaya rumah sakit, namun ditolak. Saya sangat menyesal yang mulia,” tegas Adi.

Penuturan Adi soal dipukul duluan serta dipiting, sesuai dengan keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU)  sebelum dia diperiksa di hari yang sama. “Saya lihat terdakwa (Adi, Red) dipukul duluan oleh korban (Rizky, Red) . Terdakwa juga dipiting,” timpal saksi bernama Adi, dibenarkan tiga saksi lain masing-masing bernama Fajar, Arsyad dan M Yasir.

“Usai melihat korban luka, terdakwa berhenti dan perkelahian bubar. Korban dibawa naik motor menuju rumah sakit. Sementara terdakwa naik mobil,” kata saksi lain, Yasir. Rencanya sidang lanjutan akan dilanjutkan minggu depan. (rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *