Kedepankan Konsep Go Digital, Banyuwangi Siapkan Kolaborasi dengan Traveloka


Adapun wujud kolaborasinya saat ini sedang dijajaki. Anas mengatakan, beberapa opsinya antara lain mengundang tim Traveloka untuk ikut memberdayakan homestay dan para pelaku wisata Banyuwangi agar semakin melek digital.“Banyuwangi juga berpeluang dipromosikan dengan strategi yang khas di Traveloka. Tentu mereka punya data bagaimana perilaku konsumen pariwisata yang biasa mengakses Traveloka. Mana yang sesuai dengan karakteristik Banyuwangi, itu yang bisa disasar lewat kolaborasi ini. Skema kolaborasi lainnya akan dibicarakan,” ujarnya.Menurut bupati berusia 44 tahun itu, kolaborasi ini bakal saling menguntungkan kedua belah pihak.“Banyuwangi dan Traveloka sama-sama ingin menciptakan experience dalam berwisata. Bukan sekadar datangkan orang, bukan cuma jualan tiket. Tapi bersama-sama kita tawarkan experience baru ke wisatawan,” ujarnya.Menteri Pariwisata, Arief Yahya tak ragu memberikan dua jempol buat gebrakan Pemkab Banyuwangi tersebut. Menpar memang gencar menularkan Konsep Go Digital Be The Best. Arief Yahya pun mengatakan langkah Banyuwangi harus dicontoh daerah lain.Semua harus mengubah haluan, yakni bertransformasi menuju digital. Ini dikarenakan karena customers-nya terus bergerak dan makin cepat beralih ke digital lifestyle.”Jangan menunggu ditinggalkan customers! Jemput perubahan dengan go digital jika ingin winning the future customers,” kata Menpar Arief Yahya.Menurut Menteri Arief Yahya, kondisi pasar sudah berubah. Hampir 63% transaksi jasa travel dilakukan secara online, sehingga bila travel biro tidak segera menyesuaikan diri ke digital, atau tetap konvensional, maka nasibnya akan seperti Wartel (Warung Telekomunikasi).

Komentar

Loading...