Perburuan Telur Penyu Makin Mengkhawatirkan

Jumat, 27 April 2018 - 04:30 WIB

FAJAR.CO.ID, TANJUNG REDEB – Di Kabupaten Berau banyak sekali terdapat pulau-pulau yang menjadi tempat bertelurnya penyu, sayangnya aksi pencurian telur penyu masih terjadi.

Diungkapkan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, beberapa poin dianggap menjadi salah satu kendala dalam melakukan pengawasan pencurian telur penyu tersebut di antaranya, permintaan pasar, keterlibatan banyak pihak, dan banyaknya pulau penghasil telur penyu yang tak terawasi.

“Kami seperti bergerak sendiri. Saya heran juga kalau di Samarinda menjual dengan santainya dan aman-aman saja, sementara kita di Berau berusaha keras melarang,” tegasnya, beberapa waktu lalu.

Lanjut Wabup Agus Tantomo, berbagai upaya pihaknya telah lakukan, dengan menutup jalur peredaran dan bekerja sama dengan kepolisian maupun TNI . “Saya bingung juga, kita disini melarang,  berbagai cara sudah dilakukan namun di luar daerah telur penyu masih bebas terjual. Susahnya yah itu karena ada permintaan pasar,” lanjurnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Berau, Saga menyebutkan, jika keberadaan penyu benar-benar terancam kelestariannya, apalagi dengan kondisi saat ini di Pulau Derawan, jika 10 sampai 20 tahun lalu semalam bisa ratusan penyu yang naik ke Pulau Derawan untuk bertelur, namun hal tersebut sangat jarang didapati saat ini.

“Itu dulu, kalau sekarang bisa dihitung beberapa ekor saja yang naik ke pantai Derawan dan belum tentu bisa kita lihat,” pungkasnya. (*/oke/app)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.