Rasain, Oknum Guru Tertangkap Pesan Sabu

Jumat, 27 April 2018 - 00:03 WIB

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN – Dunia pendidikan tercoreng. Setelah tertangkapnya pelajar otak pencurian di SMP Santo Mikail, kini giliran oknum guru SD yang ditangkap karena kasus narkotika, Senin (23/4) sore. Oknum guru bernama Hamka (37) itu kaget setelah petugas mendatangi rumahnya di Jalan Sultan Hasanuddin RT 40 Balikpapan Barat. “Awalnya, kami sedang melakukan giat penyelidikan pelaku pencurian kendaraan bermotor di Kelurahan Baru Tengah sekira pukul 15.30 Wita,” terang Kapolsek Balikpapan Barat Kompol I Putu Yasa, Selasa (24/4).

Dari penyelidikan curanmor, tim Opsnal Polsek Balikpapan Barat menghentikan seorang pengendara motor. Di Jalan Bukit Pelajar Sidodadi, pengendara bernama Anwar (39) digeledah. Saat itu, polisi menemukan ada paket sabu seberat 0,11 gram dan alat isap di kantong celana sebelah kiri. Anwar pun mengaku jika sabu itu pesanan seseorang.

“Katanya yang pesan biasa dipanggil Pak Guru (Hamka),” ungkap Putu.

Anwar pun diamankan. Tim yang mendapat informasi soal pemesan, membawa Anwar untuk menemui pak guru yang dimaksud. Saat disambangi, Hamka mengelak. Dia menolak disebut memesan sabu dari Anwar. “Namun, saat kami pertemukan keduanya, tersangka (Hamka) akhirnya mengaku,” sambung Putu.

Pengembangan pun dilakukan. Petugas menyebut sudah mengantongi identitas pemasok sabu ke Anwar. Sementara itu, Hamka mengaku jika terpaksa menggunakan sabu agar kuat menjalani pekerjaannya sebagai guru olahraga di salah satu SD negeri di kawasan Balikpapan Tengah. Rencananya, sabu itu akan dia isap bersama Anwar yang merupakan tetangga samping rumah.

“Kami masih terus kembangkan dan dalami kasus ini. Memang sungguh disayangkan. Seorang guru justru memberikan contoh negatif. Inilah narkoba. Tidak memandang pekerjaan ataupun status seseorang,” pungkas Putu. (*/rdh/one/k15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *