Buat Pengguna Kendaraan, Jangan Lupa Lengkapi Surat-surat, Operasi Patuh Mulai Dilakukan

Sabtu, 28 April 2018 - 09:05 WIB

FAJAR.CO.ID, BANJARMASIN – Tertib berlalu lintas, dan jangan lupa bawa surat menyurat berkendaraan. Polda Kalsel mulai kemarin sampai dua pekan ke depan melaksanakan Operasi Patuh Intan 2018.

Kapolda Kalsel Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol), Rachmat Mulyana telah menggelar pasukan Operasi Patuh Intan 2018 di halaman Mapolresta Banjarmasin, Kamis (26/4). “Mulai hari ini sampai 9 Mei 2018, kami akan melaksanakan operasi,” ujarnya.

Rachmat menyebut targetnya pengemudi yang menggunakan hp, melawan arus, dan berkendaraan R2 berboncengan lebih dari satu. Selain itu, pengemudi di bawah umur. Tidak menggunakan sabuk keselamatan dan helm standar. Kemudian kelengkapan kendaraan seperti kaca spion, plat nomor kendaraan, dan STNK.

Kapolda menegaskan apa yang dilakukan ini bukan hanya mencari kesalahan, melainkan demi terwujudnya situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di jalan raya. “Ini untuk mewujudkan Kamseltibcar Lantas jelang Idul Fitri 1439 H,” ujarnya. Kamseltibcar Lantas adalah singkatan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas.

Berdasarkan hasil operasi Patuh Intan yang dilakukan tahun sebelumnya datanya mengalami penurunan. Baik jumlah kejadian, korban meninggal dunia, luka berat, korban ringan bahkan sampai kerugian materiil. “Mayoritas mengalami penurunan,” ujarnya.

Rachmat juga menyinggung kalau upaya menekan tingkat kecelakaan bukan hanya menjadi peran kepolisian, tapi harus didukung stakeholder lainnya.

“Jangan hanya menuntut masyarakat tertib dan tertib, tapi marka jalan tidak diperhatikan,” tandasnya.

Sepanjang jalan misalnya di Banjarmasin dari kilometer 1 sampai perbatasan banyak marka jalan yang sudah pudar. Perlu segera diperbaiki. Disinilah peran instansi pemerintah diperlukan. “Saya sudah koordinasi dengan Dishub Kalsel. Tapi, karena masuk jalan nasional kewenangannya adalah Balai Jalan,” jelasnya.

Kadishub Kalsel, Rusdiansyah mengatakan akan menjembatani Polda Kalsel dan Balai Jalan untuk merealisasikan marka jalan yang sudah mulai pudar. “Karena kawasan yang diminta Kapolda merupakan kewenangan Balai Jalan, nanti saya akan menjembatani,” ujarnya.(gmp/at/dye)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.