‘Mbak Risma Ini Sebenarnya Walikota Surabaya atau Preman’

Minggu, 29 April 2018 - 10:29 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-  Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memiliki kepedulian tinggi terhadap penataan kota. Khususnya dalam hal kebersihan. Tak jarang, Risma turun langsung ke jalan untuk menata kota.

Aksi Risma itu lantas menuai apresiasi dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Ia menegaskan, pemeliharaan lingkungan harus ada langkah kongkret. Termasuk memberi contoh kepada masyarakat agar peduli lingkungan.

“Mbak Risma ini sebenarnya wali kota atau preman. Lha mobil (mobil dinas) isinya cangkul, spatula, toa (pengeras suara) dan cetok,” cetus Megawati saat di rumah dinas Wali Kota Surabaya, Sabtu (28/4).

Pada kesempatan ini, Megawati menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang mengaku peduli dengan lingkungan. Mereka harus lebih berperan aktif. Sebab jika hanya mengandalkan peran pemerintah, upaya pelestarian lingkungan akan jadi sia-sia.

Saya pernah di pemerintahan. Sebagai pimpinan tertinggi (Presiden RI ke-5) waktu itu. Jadi saya pikir semua dan daya harus turut bergerak memajukan RI (melalui lingkungan hidup),” tandas Megawati.

Selanjutnya, Risma memaparkan beberapa upayanya dalam hal melestarikan lingkungan. Dia mengaku sudah melibatkan masyarakat. Misalnya tentang pengelolaan sampah.

Beberapa kampung di Surabaya sudah memiliki program pengolahan sampah menjadi pupuk. Hasilnya, saat ini jumlah sampah di Surabaya yang terkumpul di tempat pembuangan akhir hanya 1.000 ton.

Angka tersebut menurun dari 3.000 ton sewaktu Risma masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan Kota Surabaya. “Kami punya program kebun farming. Produknya, ada selada ungu dan selada kriting. Meski memang baru kami suplai ke hotel bintang lima saja,” terang Risma.

(HDR/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *