Border Stage Batam Ternyata Keren loh

  • Bagikan

BATAM – Kehebohan Bajafash 2018 terulang di Border Stage Festival. Akhir pekan kemarin, depan Asrama Haji Batam dan Hotel Horison Ultima King’s Batam, yang menjadi venue kegiatan langsung semarak. Tua-muda, laki-laki, perempuan, semua kompak menyimak beragam warna jazz dari berbagai negara.Mau nonton musisi jazz dari mana? Batam? Indonesia? Malaysia? Singapura? Polandia? Jerman? Semua ada. Suguhan shownya keren. Audience piun langsung kompak memberikan kalimat wow untuk Show yang dikoordinir  Paguyuban Artis Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) itu.“Secara umum kami ingin mengangkat pamor pariwisata perbatasan lewat musik dan budaya. Semua diselaraskan dengan music and culture in diversity,” ujar Event Director Border Stage Fetival, Steve Evans. Yang senang jazz, bisa nonton musisi asal Polandia, Gregorz Formula. Ini merupakan salah satu musisi jazz terbaik di negaranya. “Kebetulan band tersebut sedang tour Asia. Jadi, Batam di acara Border Stage Festival ini masuk ke dalam salah satu tour Asianya,” tambahnya.Ada juga musisi jazz Melayu asal Singapura, Rudy Djoe. Pada 16 Maret 2018, Rudy juga ikutan “memanaskan” Batam di Bajafash 2018. “Dari Malaysia ada Slef Trio dan Field Players. Kami juga akan mendatangkan musisi jazz dari Jerman bernama Matti Klein dengan bandnya bernama Matti Klein Soul Trio. Sedangkan Indonesia diwakili Ivan Nestorman beserta beberapa band jazz lokal di Batam,” tambahnya.

  • Bagikan