Gara-gara Sebidang Tanah, Pegawai Unhas Tewas Mengenaskan

Senin, 30 April 2018 - 07:20 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Diluar perkiraan, hanya karena persoalan tanah seorang PNS Unhas, Saripuddin Sarro, (45) di Jl Tambasa 3 Kelurahan Tamalanrea Jaya Kota Makassar, harus meregang nyawa, Minggu (29/04/18).

Saripuddin Sarro diduga dibunuh pria bernama Salehuddin alias Saleh (50). Identitas pelaku diketahui setelah polisi menemukan secarik kertas berisi pesan yang ditulis pelaku.

Selain mengamankan saleh, polisi juga menemukan selembar kertas berisi pesan yang ditulis tangan. Pesan yang ditulis dengan huruf kapital itu berisi banyak makna.

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsul Bakhtiar mengatakan, kejadian itu berawal saat pelaku mendatangi rumah korban membawa parang.

Pelaku langsung mengamuk dan merusak printer merk Epson menggunakan parang. Pelaku sempat ditenangkan istri korban, namun tidak diidahkan. Pelaku juga bahkan memarangi istri korban dan mengenai lengan kiri dan paha kiri.

“Tersangka mencari korban dan mendapati berada di dalam kamarnya yang sementara ganti pakaian. Pelaku langsung menikam korban dan mengenai leher, lengan kiri hampir lepas, perut usus terburai dan luka tebasan di lengan kanan,” kata Bakhtiar.

Diketahui, dugaan terjadinya penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, yakni korban menjual sebidang tanah ke pelaku Februari 2017 lalu.

Namun surat-suratnya belum diberikan karena sementara pengurusan korban. Pelaku tidak menerima perlakuan korban sehingga berujung maut. (Jay/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.