Intimidasi Terhadap Anak Kecil di CFD, Ini Kata Ketua MPR

Senin, 30 April 2018 - 13:39 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Aksi intimidasi yang dilakukan oleh oknum sekelompokan orang terhadap anak kecil dan ibunya di acara Car Free Day (CFD), di Japan Jenderal Sudirman-MH. Thamrin, Jakarta Pusat pada, Minggu (29/4) kemarin menjadi perhatian publik.

Diketahui, pada acara CFD itu, ada oknum sekelompokan orang melakukan intimidasi kepada anak kecil dan ibunya yang menggunakan baju kaus #DiaSibukKerja.

Menanggapi kejadian itu, Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan menyayangkan kejadian tersebut. “Jangan saling ‘yang terbaik saya, kamu yang terjelek’, itu kan tidak. Sampaikan saja aspirasinya dengan tertib dan damai. Jangan sampai menghalalkan segala cara, apalagi merusak persatuan,” kata Zulkifli di Gedung DPR, Senin (30/4).

Dikatakan politisi yang biasa disapa Zulhasan itu, Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang bakal menjadi calon Presiden di Pilpres 2019 nanti merupakan anak-anak negeri juga. Untuk itu, Zulhasan meminta agar pihak-pihak tertentu tidak merusak persatuan di Indonesia dengan hal-hal serupa.

“Jangan sampai pengalaman Pilgub DKI itu meninggalkan luka yang dalam. Nah ini Pilpres jangan sampai meninggalkan luka yang dalam. Kan kita tetap berkawan, bersahabat, kita tetap Indonesia,” ucap Zulkifli.

Mengenai adanya kegiatan itu di CFD, Zulkifli mempersilahkan sepanjang bukan kampanye partai politik. Mengenai muatan politis dalam kegiatannya, menurutnya hal itu sulit dihindari.

“Tapi yang penting jangan sampai persatuan koyak. Ada cara yang baik, ada cara yang terhormat. Tidak perlu saling menghabisi satu sama lain. Kita bisa saja besok yang akan datang ini kita sama-sama,” ujarnya.

Sebelumnya, yang paling menjadi sorotan adalah aksi pria-pria berkaus #2019GantiPresiden terhadap seorang ibu yang berjalan bersama anak laki-lakinya. Meski wanita dan anaknya itu mendapat pengawalan dari sejumlah pria yang mengenakan kaos #2019GantiPresiden, tapi banyak dari mereka yang meneriakinya.

Bahkan aksi intimidasi itu sampai membuat sang anak yang bernama Zaky menangis. Tapi si ibu menguatkan anaknya itu.

“Kita enggak takut Zaky! Kita benar, kita enggak akan pernah takut. Masya Allah kalian ini. Masya Allah, ibu-ibu kalian lakukan seperti ini, Muslim apa kalian,” kata wanita berkaca mata itu. (Aiy/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.