Pawai Obor Paskah Nasional Disambut Meriah di Balige

Senin, 30 April 2018 - 07:29 WIB

BALIGE – Sambutan meriah diberikan masyarakat Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) saat arak-arakan Pawai Obor Paskah Nasional tiba. Masyarakat lokal serta tamu undangan sangat antusias. Buktinya, mereka berjejer rapi di sepanjang jalan, Sabtu (28/4). Pawai obor ini adalah bagian acara paskah Nasional yang mengambil tema “Karya Terbesar”.

Bupati Tobasa Darwin Siagian dan Wakil Bupati Hulman Sitorus, turut ambil bagian dalam iring-iringan itu. Keduanya naik mobil pick up. Banyaknya warga dan wisatawan yang turun ke jalan, membuat Bupati dan Wakil Bupati kewalahan.

“Obor paskah yang diarak ini disebut ‘Peace ini Harmony’ yang merupakan simbol kerukunan dan kedamaian bangsa. Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk dilakukan untuk terus membangun Danau Toba dengan segala kelebihan toleransi keagamaannya,” kata Bupati Tobasa Darwin Siagian.

Di Kota Balige, iring-iringan kendaraan pembawa Obor Paskah Nasional menyusuri jalan utama ke arah Lapangan Sisingamangaraja. Riuh rendah warga dan wisatawan menyambut iringan kendaraan dengan antusias.

“Perayaan Paskah Nasional 2018 ini bukan sekedar prosesi peringatan keagamaan semata. Tetapi sebagai pesta rakyat, perayaan bersama,” imbuhnya.

Acara semakin meriah ketika rombongan tiba di Lapangan Sisingamangaraja, Balige. Rombongan disambut meriah ribuan warga dan wisatawan yang memenuhi area acara.

Ramainya warga dan wisatawan yang antusias menyaksikan prosesi tersebut, membawa berkah tersendiri bagi para penjaja kuliner. Begitu juga para pedagang kaki lima lainnya yang menjajakan souvenir khas Batak. Lapak-lapak mereka tampak penuh disambangi pembeli sambil menunggu rombongan tiba.

Hal ini membuat Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Arie Prasetyo senang. Baginya, berkah para pedagang merupakan cerminan dari suksesnya acara Perayaan Paskah Nasional ini. Ia mengatakan perayaan ini merupakan bentuk penguatan yang baik terhadap destinasi Toba Samosir yang ada di Danau Toba.

“Ini sunguh luar biasa. Saya sangat senang atas sambutan dan dukungan dari pemerintah daerah dan Panitia Pelaksana Perayaan Paskah Nasional 2018 ini. Hari ini perayaan di lapangan Sisingamangaraja menjadi sebuah pesta rakyat. Pesta bersama dengan balutan budaya Batak yang sangat kuat. Kemarin acara Festival Gondang Naposo di Kabupaten Samosir juga sama ramainya. Balutan seni dan budaya juga disuguhkan disana,” terangnya.

Arie menambahkan, kegiatan-kegiatan nasional seperti ini harus terus diselenggarakan di Danau Toba. Sehingga, potensi Danau Toba akan makin terekspose. Imbasnya, pertumbuhan pariwisata Danau Toba bisa makin cepat berkembang.

“Kalau berbicara potensi, Danau Toba tidak ada habisnya. Tinggal sekarang konsistensi dari seluruh stakeholder pariwisatanya untuk terus berkomitmen membangun pariwisata. Contohnya dengan terus melaksanakan kegiatan nasional seperti ini,” ucapnya.

Acungan dua jempol langsung diberikan Menpar Arief Yahya. Dia yakin bahwa setiap potensi pergerakan orang dalam jumlah masif akan menggerakkan ekonomi di area lokal.

Baginya, pergerakan orang sama dengan pergerakan bisnis. Setiap pergerakan orang akan menciptakan pergerakan ekonomi, dan ini berarti adanya pergerakan barang dan jasa. Karena itu industri pariwisata pasti akan ikut bergerak.

“Direct impact dan indirect impact-nya besar. Danau Toba ramai semua ikut kebagian rezeki. Belum lagi coverage media dan media sosial wisata. Potensi Danau Toba akan semakin terangkat lagi. Sukses untuk Danau Toba. Salam Pesona Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.