Sebut Indonesia Banyak Kerja Diluar, Ini Jawaban Telak PAN ke Pemerintah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyerbuan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Indonesia terus diperbincangkan. Penyerbuan TKA ini tak lepas dari Perpres TKA yang sudah disetujui oleh Pemerintah.

Meski mendapat banyak tanggapan dari rakyat Indonesia, Pemerintah lewat Menakertrans Hanif Dhakiri menyarankan agar masalah TKA membanjiri Indonesia tidak perlu dibesar-besarkan. karena Tenaga Kerja Indonesia (TKI) lebih banyak bekerja di luar negeri, ketimbang TKA ke Indonesia.

Menanggapi pendapatan Pemerintah, Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Dauly menyarankan agar Pemerintah tidak menggunakan asumsi-asumsi seperti begitu, tetapi harus berpikir alasan apa hingga tenaga kerja Indonesia lebih memilih ke luar negeri.


Saya tidak mau juga misalnya asumsi-asumsi seperti itu. Jadi ini kan beralibi namanya bahwa tenaga kerja kita lebih banyak ke luar negeri.

Misalnya kita tanyakan begini, mengapa larinya kesana? bukankah mereka ke luar negeri itu justru karena pemerintah kita tidak mampu menciptkana lapangan kerja dalam negeri,” kata Dauly kepada awak media, Selasa (1/5).

Dikatakan Dauly, bila Pemerintah Indonesia mampu menciptakan lapangan kerja, maka sudah dipastikan tenaga kerja Indonesia akan tetap berada negaranya. “Kalau Pemerintah kita mampu menciptakan pekerjaan dalam negeri, saya yakin mereka lebih senang untuk bekerja disini,” ucapnya.

Untuk itu, Ketua Komisi IX itu meminta agar Pemerintah tidak menyalahkan atau menjadikan tenaga kerja Indonesia di luar negeri sebagai alasan atas penyerbuan TKA ke Indonesia. Dauly juga mengakui tidak setuju dengan perbandingan-perbandingan yang disampaikan oleh Pemerintah lewat Kemenakertrans tentang hal itu.


Jadi jangan disalahkan orang bekerja keluar negeri, lalu dibandingkan dengan TKA yang datang ke Indonesia. Itu tidak apple to apple perbandigannya. Sangat tidak apple to apple, jadi saya tidak setuju perbandingan dilakukan seperti itu,” tegasnya. (Aiy/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...