Video Viral!! Nelayan Kepulauan Aru Ancam tenggelamkan Kapal Luar Daerah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Perayaan Hari Buruh (May Day) yang jatuh pada tanggal 1 Mei kemarin begitu menarik simpati publik. Pasalnya, hampir setiap daerah di Indonesia melakukan hal yang sama untuk merayakannnya.

Hal serupa juga terjadi di pusat kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Namun, aksi yang digelar oleh serikat buruh dan nelayan Kepulauan Aru ini agak berbeda. Mereka tidak hanya menuntut kesejahteraan para buruh berupa upah, tapi lebih pada kebijakan pemerintah lewat Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Seperti yang terlihat dalam video yang tersebar lewat WhatsApp. Dalam video itu, koordinator aksi Wahab Mangar menyampaikan tuntutan mereka kepada Wakil Bupati kepulauan Aru Muin Sobalrey, agar secepatnya mendesak DPRD Kabupaten Kepulauan Aru dan DPRD Provinsi Maluku untuk segera menyikapi berbagai masalah yang terjadi di Kepulauan Aru.

"Bapak Bupati juga harus mendesak DPRD, melalui pernyataan sikap ini, disampaikan ke DPRD bahwa kita nelayan dan serikat buruh tidak main-main," teriak Wahab dalam orasinya, Selasa (1/5).

Lanjut Wahab dalam video yang berdurasi 36 detik itu, dirinya memberikan ancaman kepada kepada Pemerintah Pusat, dalam hal ini Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pusjiastuti untuk secepatnya mencabut segala aturannya yang sangat merugikan nelayan Kepulauan Aru.

Bahkan, Wahab bersama ratusan nelayan di Kepulauan Aru memberikan ancaman serius kepada Menteri Susi, bahwa mereka tak segan-segan mengambil langkah tegas atas keputusan Menteri Susi memberikan izin kepada kapal-kapal di luar Kepulauan Aru mencari ikan disana, dan memberikan larangan kepada nelayan-nelayan lokal.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : RBA


Comment

Loading...