Dilarang Pakai Mobil Dinas Saat Mudik, MenPAN-RB: Masa ASN Tidak Boleh

Kamis, 3 Mei 2018 - 19:40 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penggunaan fasilitas negara berupa kendaraan dinas untuk dipakai mudik oleh pegawai negeri sipil (PNS), menjadi sorotan utamanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur malah memberikan kewenangan fasilitas kendaraan seperti bus kantor dapat digunakan untuk mudik bagi aparat sipil negara(ASN).

“Mobil dinas itu kan kalau di kantor itu ada bus, jadi bus di kantor itu untuk karyawan-karyawan yang mau mudik boleh dipinjam tapi bukan biaya kantor,” ujar Asman disela Rapat Koordinasi Kebijakan Standarisasi Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Aparatur Tahun 2018 di Makassar, Kamis (3/5/18).

Selama ini, lanjut Asman, pemerintah selalu membantu masyarakat dengan berupaya memfasilitasi kendaraan untuk mudik, bahkan digratiskan. Hal itu menjadi wajar jika ASN diberi fasilitas kendaraan untuk mudik.

“Pemerintah sendiri kan membantu masyarakat pulang kampung, masa ASN nya sendiri tidak boleh,” cetusnya.

Penggunaan bus kantor ini boleh saja digunakan ASN, selama memiliki izin dari pimpinan serta biaya ditanggung oleh ASN sendiri.

“Jadi kalau ada mobil kantor, misalkan bus dipakai ramai-ramai silakan, tidak apa-apa tapi ijin atasan, dan biayanya tidak boleh dibebankan ke kantor, tapi harus biaya sendiri, iuran misalnya,” bebernya.

Sementara terkait imbauan KPK tentang melarang ASN menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan mudik, Asman belum memberikan keterangan secara pasti.”Nanti kita coba cek aturan yang dikeluarkan(KPK) itu,” tutupnya. (sul/fajar)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.