Atraksi Santri Ponpes MTs Al Kholil Merenggut Nyawa, Panitia Ngeles Begini…

  • Bagikan
Sebab menurutnya, tujuan dari orangtua memasukkan anaknya ke ponpes karena ingin anaknya mendalami dan memahami ajaran agama. Lebih lanjut, Najemuddin berharap seluruh ponpes di Berau bisa menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran dan fokus dalam mengajarkan santrinya tentang ilmu agama. “Tapi kalau berbicara seperti pencak silat, silakan saja selama untuk keahlian fisik dan ketangkasan,” pungkasnya. Komentar Ketua Panita Atraksi Rohim, Ketua Panitia Perpisahan siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Kholil, mengaku tidak mengetahui insiden atraksi tersebut. Rohim beralasan, saat kejadian, dirinya tengah menyambut seorang habib yang menjadi narasumber dalam acara perpisahan MTs Al-Kholil. “Saat kejadian saya tengah menemui habib dari Bulungan, jadi saya tidak tahu kejadian tersebut. Itu saja dari saya,” singkat Rohim. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena menyesalkan tindakan panitia karena terkesan menutup-nutupi kejadian tersebut. “Pihak Ponpes Al-Kholil dan ketua bela diri berusaha menutupi kronologi kejadian yang sebenarnya, dengan mencantumkan kronologi palsu. Sehingga menyulitkan petugas dalam hal penyelidikan,” ucap Andika. (pojksatu/fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan