Bayi Tewas Diduga karena Stok Oksigen Habis di Puskesmas

Senin, 7 Mei 2018 23:41

“Proses persalinan baru pembukaan dua, ibunya selalu maksa mengedam dan saat lahir ada kelainan pada bayi yang harusnya saat itu diberikan asupan oksigen. Namun tidak tersedianya oksigen di puskesmas, membuat bayi tersebut di rujuk di rumah sakit,” kata Nurbayani.Menurut Nurbayani pihaknya telah melakukan upaya maksimal untuk menolong bayi tersebut sebab saat itu denyut jantung bayi masih ada.“Saat lahir bayi tersebut ada kelainan sehingga pihak puskesmas beri surat rujukan kerumah sakit. Bahkan saat menuju rumah sakit tidak menggunakan mobil ambulance hanya menggunakan mobil pribadi yang di antar oleh bidan pendamping,” ujarnya.Nurbayani menambahkan dalam perjalan bersama keluarganya pihaknya di intruksikan mencari oksigen puskesmas tersedekat. Namun ketersedian oksigen juga tidak ada.“Bayi tersebut seharusnya diberikan oksigen sebagai pertolongan pertama, tapi di puskesmas sudah lama tidak ada oksigen begitu sampai di rumah sakit sudah tidak bernyawami andainya ada oksigen kemungkinan masih bisa di selamatkan,” tutur Nurbayani.Kepala Puskesmas (Kapus) Pakue Utara, Alfrianus, SKM mengatakan kekosongan tabung oksigen di puskesmas, disebabkan kosongnya ketersedian tabung oksigen di gudang Dinas Kesehatan.“Ada memang bayi meninggal dunia yang diduga tidak adanya asupan oksigen sebagai pertolongan pertama. Ini imbas dari kosonganya oksigen di gudang dinas,” kata Alfrianus.Bahkan menurut Alfrianus pihaknya beberapa kali melakukan permintaan oksigen kepihak dinas, selalu tidak ada bahkan kebutuhan oksiges seolah di batasi Dinas kesehatan.

Bagikan berita ini:
1
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar