Kartu Seluler Lama Masih Bisa Diregistrasi

FAJAR.CO.ID -- Registrasi kartu seluler memang telah berakhir pada 30 April lalu, tapi ternyata pemilik kartu seluler tetap bisa mendaftarkan meski tercatat sebagai registrasi baru.

Kebijakan itu untuk memastikan hak konsumen seperti sisa pulsa yang terdapat pada kartu seluler tetap terjamin.

Komisioner Bidang Hukum Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), I Ketut Prihadi Kresna, mengungkapkan, nomor-nomor yang belum registrasi ulang sampai dengan 30 April, otomatis diblokir. Tapi nomor-nomor itu masih bisa registrasi. Kategorinya bukan registrasi ulang, melainkan registrasi baru. Ini untuk melindungi hak-hak konsumen terhadap sisa pulsa atau balance pulsa yang masih dimilikinya agar tidak hangus.

”Setelah registrasi, bisa digunakan kembali untuk mengakses layanan-layanan dengan kondisi baru tergantung penawaran operator. Intinya layanan-layanan yang sebelumnya bisa diakses, hangus. Yang tersisa adalah pulsa yang masih ada,” ujar Kresna pada Jawa Pos (JPG), Selasa (8/5).

Dengan sisa pulsa yang tersedia, nomor tersebut pun masih bisa dipergunakan untuk menelepon atau mengirimkan pesan.

Dia menjelaskan sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika 12/2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi berlaku ketentuan satu NIK maksimal dapat digunakan untuk registrasi 3 nomor pelanggan per operator. Sedangkan pelanggan ketiga dan seterusnya tetap bisa diregistrasi. Tapi harus di gerai operator maupun mitra.

”Jika memang outlet dan operator bekerja sama, maka outlet bisa menjadi gerai milik mitra,” ujar Ketut.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...