Kasus Crane Maut Belum Ada Hasil

Kamis, 10 Mei 2018 23:09

FAJAR.CO.ID, SAMPIT – Satuan Reserse Kriminal Polres Kotim sudah memeriksa 10 saksi dalam kasus ambruknya crane yang menelan satu korban tewas beberapa waktu lalu. Pemeriksaan dilakukan penyidik di ruang sidik Polres Kotim, Rabu (9/5), selama sekitar tiga jam.Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto Supriyadi mengatakan, kasus ambruknya crane perlu didalami lagi. Sebab, masih perlu pengembangan dalam menentukan peristiwa tersebut sebagai tindakan pidana atau murni kecelakaan.”Masih perlu pendalaman dan pengembangan kasus lagi. Kami telah memeriksa sepuluh saksi. Hasil sementara, belum bisa diambil keputusan,” ujarnya.Sementara itu, masyarakat mendesak pemerintah segera mengambil tindakan untuk membentuk tim investigasi internal. Hal itu dilakukan agar mengetahui standar keamanan yang diterapkan dermaga.Sebab, masyarakat menilai, jatuhnya crane bukan sebuah musibah yang terjadi begitu saja. Mereka menganggap ada indikasi human error atau kesalahan dari pengelola dermaga.”Crane seberat itu bisa jatuh dan memakan korban jiwa. Tak mungkin kalau musibah. Namanya alat berat, ada operatornya. Pasti terjadi kesalahan atau human error di baliknya,” ujar Zamani, warga Jalan Pangeran Antasari.

Bagikan berita ini:
8
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar