Kata Menteri Rini, Pertamina Malu-maluin

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Kehadiran Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno ke Tarakan, Rabu (9/5), dimanfaatkan Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie untuk curhat terkait aset tanah yang akan digunakan untuk pembangunan kantor penghubung dan mess Pemprov Kaltara di Jalan Ladang, Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah.

Irianto Lambrie mengatakan, PemprovKaltara telah mengajukan permohonan pinjam pakai atau hibah atas penggunaan lahan yang dibangun mess tersebut. Sebab, lahan tersebut, dimiliki Pertamina.

“Saya sudah bertemu dengan direktur aset (PT Pertamina) cuman sudah diganti, di Jakarta dengan jajarannya. Sudah beberapa kali menulis surat dan tembusannya juga kami sampaikan ke Ibu Rini,” aku Irianto.

Orang nomor satu di Bumi Benuanta-sebutan Pemprov Kaltara- ini membeberkan, Pemprov Kaltara sebenarnya sudah siap membangun kantor penghubung dan mess tahun ini. Pihaknya bahkan telah menyiapkan anggaran untuk membuat dua bangunan itu setara hotel bintang tiga. Sebab, nantinya akan dipakai juga oleh tamu VIP.

Namun, lanjut Irianto, setelah pihaknya mengecek legalitas tanah tersebut, Pertamina pun tidak bisa menunjukkan kepemilikan lahan.

Menurutnya, Pemprov Kaltara bisa saja mengambil alih lahan tersebut. Namun, Irianto tetap menginginkan agar dapat melalui berdasarkan mekanisme, karena secara de facto dikuasai Pertamina.

“Kalau bisa melalui Ibu Rini juga bisa kami selesaikan dalam satu dua bulan ini. Sehingga kami bisa memulai pembangunan,” harap Irianto.

Menanggapi curhat tersebut, Menteri BUMN, Rini Soemarno akan membantu penyelesaian persoalan lahan. Ia memberikan dukungan positif terhadap niat Pemprov Kaltara memanfaatkan lahan tersebut.

Ia menegaskan, hal ini tidak boleh terjadi di bawah kepemimpinannya memimpin Kementerian BUMN. Ia mendorong Pertamina segera menyelesaikan persoalan tersebut.

“Katanya pak gubernur sudah menulis surat dua tahun ke Pertamina. Terus terang saya tadi langsung nyodok-nyodok Ibu Nike (Plt Direktur Utama PT Pertamina), aduh malu-maluin benar ini. Pertamina proses dua tahum enggak ada cerita,” cetus Rini dalam arahanya.

Sementara itu, Plt Direktur Utama PT Pertamina Persero Nicke Widyawati berjanji akan membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

“Nanti kami akan selesaikan. Kan masalah penggunaan lahan milik Pertamina, kami sudah selesaikan. Segera kami selesaikan,” tandas Nike. (mrs/rio)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...