Tak Alami Gangguan Jiwa, Hasan Bunuh Anaknya Dalam Keadaan Sadar

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, GOWA — Hasan Basri (29), ayah pembunuh anak kandungnya, Abd Mufid (4) Sabtu pekan lalu, dinyatakan tidak mengalami gangguan jiwa. Hal itu terungkap saat dirinya menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Bhayangkara Makassar.Warga Dusun Tabbusalaya, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa ini dipastikan akan menjalani proses hukum sesuai tingkat kesalahannya.Selama enam jam Hasan Basri menjalani pemeriksaan psikiatrikum tersebut mulai pukul 10.30-15.30 Wita, Rabu (9/5/2018), Hasan dipastikan melakukan aksinya dalam keadaan sadar atau normal.Kasat Reskrim Polres Gowa, Iptu Donna Briadi, Jumat (11/5/2018) menjelaskan bahwa hasil psikiatrikum tersangka tidak didapatkan adanya gangguan jiwa pada tersangka Hasan Basri.“Tersangka melakukan perbuatan atau tindakanannya secara sadar. Dan tersangka mampu untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya,” kata Iptu Donna Briadi.Tim dokter yang melakukan pemeriksaan psikiatrikum tersangka Hasan Basri yakni  dr R Joko Maharto, MKes, SP KJ dan dr HAM F  Susanto, SP KJ.Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga yang dikonfirmasi, Jumat (11/5/2018) siang mengatakan sesuai dengan hasil uji kesehatan jiwa dari tim psikologi RS Bhayangkara, maka dipastikan bahwa proses penyidikan terhadap Hasan Basri tetap berlanjut.“Yah karena sudah ada hasil pemeriksaannya dan hasilnya tersangka tidak sedang mengalami gangguan jiwa maka proses hukumnya akan kami lanjutkan dan penyidik bertugas untuk segera menuntaskan pemberkasannya,” jelas Kapolres.

  • Bagikan