Pakai Program Pemerintah Untuk Kampanye, FAS Dilapor ke Panwaslu


FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Pasangan calon Wali Kota Parepare Faisal-Asriadi (FAS) dilaporkan tim pemenangan Taufan-Pangerang (TP) ke Panwaslu Parepare. Hal itu terkait dugaan pelanggaran yang menggunakan program pemerintah sebagai alat kampanye yang digunakan dalam flyer paslon nomor urut 2 itu.Selain melaporkan Paslon nomor urut 2, Tim TP juga menyorot kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parepare, yang dinilai kecolongan karena flyer tersebut merupakan produk yang dikeluarkan KPU. Di dalam laporan itu, terdapat penggunaan program pemerintah dalam materi bahan kampanye 22 program FAS pada poin 16, yakni Pembagian Rastra Secara Merata dan Bermutu.Hal ini diungkap Ketua Pembinaan, Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Parepare, Muharram Muchtar, Jumat, 11 Mei 2018.“Kami anggap KPU kecolongan. Karena waktu Paslon satu mengajukan gambar player yang terdapat gambar Tonrangeng River Side, KPU kembalikan dan mengatakan gambar itu tidak boleh digunakan, karena masuk dalam kategori penggunaan program pemerintah dalam materi bahan kampanye,” ungkap Muharram.Fungsionaris Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Sulsel ini menilai, hal itu berpotensi melanggar pasal 71 ayat 3 UU nomor 10 tahun 2016, yang bunyinya gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, wali kota atau wakil wali kota dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang dapat menguntungkan atau merugikan salah satu calon. “Dan bisa saja KPU dianggap turut serta,” ingat Muharram.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar