PT Vale Digugat Usai PHK Karyawan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Lantaran melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap salah karyawannya, PT Vale digugat di Pengadilan Hubungan Industrial melalui Pengadilan Negeri Makassar Kelas 1 Makassar, Jumat (11/5/18).

Menurut Hari Ananda Gani SH, kuasa hukum karyawan tersebut, PHK terhadap kliennya itu dengan alasan karyawan itu pernah terlibat pidana. Namun, pidana itu terjadi saat kerja di perusahaan lain dan masih status outsoursing.

“Klien saya waktu itu sempat jalani 3 bulan hukuman. Jadi masalah, klien saya sudah berkerja di PT Vale. Itupun melalui prosedur dengan melampirkan SKCK. Semua tahapan telah dilalui dan dinyatakan lulus. Pada saat diterima bekerjalah seperti karyawan biasanya, ” kata Hari, Jumat (11/5/18).

Hari menceritakan, kliennya itu masuk kontrak 28 Juli 2017, masa percobaan 3 bulan dan masa percobaannya sudah dijalani. Karyawan itu di PHK 29 November 2017. Ironisnya, disitu mulai aktif masa kerja pemanen.

“Karyawan itu, langsung dipanggil ke kantor PT Vale dan diberikan surat PHKnya. Kalaupun mau PHK karyawan, harusnya melalui prosedur. Harus ada surat peringatan (SP) 1,2 dan seterusnya, ” terangnya.

Padahal lanjut Hari, beberapa proses sudah dilalui karyawan itu. Adapun aturan yang sudah ditempuh yakni Tripartit. Dengan melalui mediasi di Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Luwu Timur, PT Vale dianjurkan agar tetap mempekerjakan karyawan tersebut.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...