Gas Elpiji Langka dan Mahal, Warga Sultra Menjerit

Sabtu, 12 Mei 2018 11:45

FAJAR.CO.ID — Kelangkaan elpiji 3 kg masih terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra). Selain di Kota Kendari, di Kabupaten Bombana pun selama tiga pekan, elpiji 3 kg sulit didapatkan warga.Pekan lalu, kelangkaan masih terjadi dan sempat membingungkan pihak pertamina. Sebab pengiriman tabung melon itu tetap normal dilakukan dari MOR Makassar VII ke Kendari. Hanya saja, kondisi di lapangan para ibu rumah tangga meradang karena sulit menemukan elpiji di pangkalan.Kalaupun ada, harganya melambung. Harga di Kota Kendari mencapai Rp 30 ribu hingga Rp 38 ribu. Sedangkan di Bombana mulai Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu. Padahal di pangkalan resmi, Harga Eceran Tertinggi (HET) sekira Rp. 17.900 per tabung. Warga tentu saja dibuat meradang dengan kelangkaan itu.Unit Manager Comm dan CSR Pertamina MOR Makassar VII, Roby Hervindo, menegaskan jika pihak Pertamina tak bisa mengontrol harga di tingkat pengecer, sebab mereka bukan distributor resmi elpiji 3 kg.“Kami imbau masyarakat agar membeli elpiji 3 kg bersubsidi di pangkalan resmi Pertamina dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp. 17.900 per tabung,” katanya saat dihubungi, Kendari Pos.

Bagikan berita ini:
3
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar