Cuma karena Saling Ejek, Teman Ditikam

Minggu, 13 Mei 2018 00:47
Cuma karena Saling Ejek, Teman Ditikam

FAJAR.CO.ID — Merasa tidak terima diejek, salah seorang pemuda berinisial OBS, warga asal Kalimantan Selatan (Kalsel) yang bertempat tinggal di sebuah rumah lanting, Jalan Panglima Batur, RT 06, Kelurahan Melayu, Muara Teweh atau depan Water Front City (WFC), tega menikam temannya sediri bernama Bahrudin alias Udin, dengan sebilah senjata tajam.Kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis (10/5) malam, sekitar pukul 19.30 WIB di rumah lanting yang mereka tinggali bersama. Mereka berdua juga diketahui sama-sama bekerja sebagai buruh angkut, di samping Toko Terang Mas.Akibat luka tusuk yang diderita, Udin saat ini terpaksa harus menjalani perawatan di RSUD Muara Teweh. Sementara OBS sudah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian, dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan hukum.“Motif pelaku menikam korban karena sakit hati, disebabkan saling ejek mengenai masalah gaji buruh angkut,” ungkap Kapolres Batara AKBP Dostan Matheus Siregar SIK, melalui Kasat Reskrim Samsul Bahri, Jumat (11/5).Diceritakannya tentang kronologis kejadian tersebut, awalnya pelaku yang tidak terima diejek mendorong korban. Korban lalu berdiri dan langsung memukul pelaku, namun dapat ditangkis. Selanjutnya pelaku lari mengambil sebilah pisau dapur dari atas pintu.Saat korban kembali ingin menyerang lagi, pelaku kembali berhasil menangkis serangannya, hingga korban pun terjatuh.“Saat itulah pelaku menusuk korban dengan pisau dapur dan mengenai rusuk sebelah kiri korban,” katanya.Kini kondisi korban sudah mulai membaik, setelah mendapat penanganan dari para tenaga medis. Sementara pelaku, usai melukai korban sempat melarikan diri ke rumah saudaranya atau keluarganya, di Jalan Beringin Gang Buntu. “Saat berada di rumah saudaranya inilah, pelaku berhasil kita amankan,” katanya.Selain mengamankan pelaku, kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya sebuah pisau yang digunakan menusuk pelaku serta baju korban yang ada terdapat darah.“Terhadap pelaku sementara diancam dengan pasal 351 ayat 2 KUPH, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tandasnya. (viv/vin) 

Bagikan berita ini:
5
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar