Korban Bom Surabaya Bertambah, Sudah 9 Tewas

FAJAR.CO.ID -- Jumlah korban teror bom di tiga gereja Surabaya kembali bertambah. Dari semula delapan tewas, kabar terbaru sekitar pukul 12.05 Wita, sudah ada sembilan orang yang dilaporkan meninggal dunia.

Tak hanya korban tewas, jumlah yang terluka juga terus bertambah. Jika laporan sebelumnya ada 38 yang terluka, update terbaru menyebut jumlahnya menjadi 40 orang. Para korban dirawat di sejumlah rumah sakit, termasuk RS DR Sutomo.

“Sembilan orang meninggal. Satu korban tewas terakhir di RS DR. Sutomo, 40 (yang teruka) yang berada di rumah sakit. Anggota polisi masih di rawat di RS DR. Sutomo. Mereka dari Polda dan Polrestabes Surabaya,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Frans Barung Mangera dalam jumpa pers di lokasi kejadian.

Frans mengaku belum mengetahui korban terakhir berasal dari gereja yang mana dari tiga TKP. Ia juga menegaskan belum ada indentitas para korban. “Saya belum bisa sebut nama dan jenis kelamin. Saya tidak tahu korban tewas terakhir dari gereja mana,” katanya.

Sebelumnya, Frans menjelaskan, ke delapan korban tewas tersebar di tiga TKP. Yang terbanyak ada di Gereja Santa Maria. “Empat korban tewas di Santa Maria, 2 di Dipenogoro dan 2 di Arjuna. Di Arjuna sudah bisa masuk. Tim identifikasi sudah masuk,” jelas Frans.

Teror bom terjadi di tiga gereja di Surabaya, Minggu, 13 Mei pagi ini. Ledakan pertama terjadi di Gereja Santa Maria Surabaya sekitar pukul 07.30. Kemudian, terjadi ledakan lain di GKI Wonokromo, Jl Diponegoro pada pukul 08.00. Ledakan ketiga terjadi di Gereja Pantekosta tidak lama kemudian. (TV One/amr/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...