Pasca Bom Surabaya, Polres Luwu dan Takalar Lakukan Pengamanan Ketat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Pasca teror bom di beberapa titik di Kota Surabaya, pengamanan pun terus diperketat. Di Sulawesi Selatan sendiri, aparat keamanan juga melakukan pengamanan ketat baik di rumah ibadah maupun di markas kepolisian, diantaranya Polres Takalar dan Polres Luwu.

Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah Hatta menjelaskan, antisipasi yang dilakukan di Mapolres Takalar adalah untuk mempersempit akses masuk ke dalam Mapolres dan memeriksa dengan ketat setiap tamu yang akan masuk.

“Kita betul-betul memperhatikan kondisi di sekitar Mako, yang kedua kita memperhatikan personil itu sendiri dan yang ketiga orang-orang yang berhubungan dengan kegiatan kepolisian. Kita mempersempit ruang yang biasanya longgar, terkait pelayanan kepolisian,” Jelas Kapolres Takalar, Senin (14/5).

Meskipun akses masuk ke Mapolres telah dipersempit dan sedikit mengganggu aktivitas masyarakat, Kapolres Takalar menyatakan, pihaknya tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Hal sama pun dilakukan Polres Luwu. Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso menjelaskan, meski dilakukan pengamanan ketat, pelayanan masih tetap berjalan dengan baik.

“Pelayanan tetap jalan terus, cuman dalam hal ini jajaran Polres Luwu terus siaga di Mako dan beberapa titik yang di anggap rawan,” tandas Perwira dua melati di pundaknya ini.

Dari hasil pantauan BKM (FAJAR grroup) dua titik di Mako Polres Luwu nampak di jaga ketat aparat bersenjata laras panjang. Setiap tamu dan warga yang masuk ke mako Polres Luwu diperiksa ketat, dan di minta menunjukkan identitas berupa KTP sambil di beri ID card sebagai tamu Polres Luwu. (irwan-ari/bkm/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...