Presiden akan Keluarkan Perppu jika RUU Anti Terorisme Tak Disahkan!

  • Bagikan
Jokowi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aksi terorisme tengah menghantui Indonesia. Guna pemberantasan aksi terorisme secara maksimal, perangkat hukum pun diperlukan. Maka dari itu pengesahkan revisi Rancangan Undang-undang Anti Terorisme menjadi hal yang mendesak dilakukan.

Melihat hal itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan tegas meminta kepada DPR dan kementerian terkait yang mewakili pemerintah dalam pembahasan RUU Anti Terorisme, agar segera menyelesaikannya. Mantan Gubernur DKI Jakarat itu pun berharap RUU Anti Terorisme bisa disahkan pada masa sidang mendatang.”Saya juga meminta kepada DPR dan kementerian-kementerian terkait yang berhubungan dengan Revisi Undang-undang Tindak Pidana Terorisme yang sudah kita ajukan pada bulan Februari 2016 yang lalu, artinya sudah dua tahun untuk segera diselesaikan, secepat-cepatnya dalam masa sidang berikutnya yaitu di 18 Mei,” ungkap Jokowi di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (14/5).

“Karena ini merupakan sebuah payung hukum yang penting bagi aparat Polri supaya bisa menindak tegas dalam pencegahan maupun dalam tindakan,” tegas Jokowi.Namun, jika hingga batas waktu yang ditentukan RUU Anti Terorisme ini tak kunjung selesai, Jokowi mengancam akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu). Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan negara melawan aksi kelompok radikal.

  • Bagikan