Usai Kejadian Bom Surabaya, Menhub Sidak Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 14 Mei 2018 - 09:43 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan inspeksi mendadak ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Minggu (13/5). Menhub Budi meminta kepada seluruh aparat gabungan di setiap bandara untuk memperketat keamanan guna menjamin keamanan para pengguna jasa.

Dia langsung mengecek Posko Keamanan dan turut melakukan random check di area kedatangan Terminal 1. Menhub Budi juga didampingi Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin.

“Pengguna jasa harus diberikan rasa aman dengan kasih sayang, tetapi jika ada yang mencurigakan harus ditindak tegas,” ujar Menhub.

Setelah memberi arahan, Budi langsung berkeliling bandara. Didampingi pihak kepolisian, dia mengecek mobil secara random. Mobil yang diberhentikan pun dengan sukarela mempersilakan bagasinya diperiksa.

Setelah dicek, tidak ada barang mencurigakan di dalam mobil tersebut. Sebanyak 4.020 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan Aviation Security (Avsec) diterjunkan untuk meningkatkan keamanan di area Bandara Soekarno-Hatta.

Pengetatan keamanan tersebut terkait dengan peristiwa pengeboman yang terjadi di tiga Gereja di Surabaya. Menhub Budi pun sempat berkeliling ke Bandara Soekarno-Hatta dengan menaiki Kereta Layang (Skytrain). Mantan Dirut AP I ini sempat bertanya kepada para penumpang mengenai peristiwa di Surabaya. Di antara, mereka yang ditanya Menhub mengetahui peristiwa tersebut. Namun, para penumpang Skytrain mengaku tidak khawatir.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menuturkan, skema peningkatan pemeriksaan pengawasan juga sangatlah ketat di Bandara Soekarno-Hatta. Pihaknya, tengah meningkatkan pelayanan kemananan dengan dibantu seluruh personel gabungan.

“Peningkatan pelayanan pemeriksaan pengawasan kami perketat. Randome check diintensifkan sampai dengan enam kali yang biasanya hanya empat kali,” kata Awaluddin.

Penerapan skema keamanan tersebut juga diberlakukan pada seluruh bandara yang dikelolanya. “Ya mulai tadi pagi saya sudah mengintruksikan seluruhnya ada 14 bandara yang kurang lebih skemanya sama, ada pengetatan, ada peningkatan random check hingga penebalan personel,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan mengaku turut prihatin atas peristiwa di Surabaya. Untuk itu, kepolisian bandara akan meningkatkan pelayanan keamanan kegiatan selama ini baik berupa patroli gabungan hingga skala besar.

Mulai dari peningkatan penebalan keamanan. Bandara Soekarno-Hatta statusnya siaga satu. Selama ini sudah jalan bantuan dari TNI, Polri dan Avsec untuk segera melakukan penambahan personel. Objek-objek vital juga telah dijaga ketat. Dan untuk hari ini ada dua ekor K9 atau Anjing pelacak,” pungkas Viktor.(ipy/hap/mys/uji/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.