Komisi IV DPR Dukung Pemerintah Tingkatkan Kerjasama dengan Petani

Selasa, 15 Mei 2018 15:08

Sementara pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2018 terhadap triwulan IV-2017 diwarnai faktor musiman pada lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh ekspansif sebesar 16,36 %.Namun demikian, lanjutnya, komoditas pertanian masih rentan terhadap kondisi perekonomian global.Komoditas yang bergantung pada pangsa ekspor umumnya lebih rentan dan berisiko lebih buruk dibandingkan dengan komoditas yang mampu memiliki pangsa alternatif pasar domestik yang lebih besar.Sementara itu, Purnomo Sinar Hadi mengakui, Indonesia masih menghadapi tantangan pangan dengan menempati peringkat 69 dalam indeks ketahanan pangan versi FAO dibawah Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand. “Lahan untuk tanaman pangan sangat sempit,” bebernya.Hanya 314 m2/kapita pada 2016 lalu dan diperparah semakin besarnya alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian. Selama periode 2012-2017 tahun terakhir ini, katanya, lahan pertanian pangan (sawah) yg menghidupi puluhan juta petani hanya bertambah 0,06% .Dari 8 juta lahan sawah sekitar 40% saluran irigasi mengalami kerusakan.Hal ini tentunya berdampak pada kapasitas produksi.Petani skala kecil tidak mampu memaksimalkan output produksi. Rata- rata kepemilikan lahan petani Indonesia hanya 0,8 hektar.

Bagikan berita ini:
2
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar