Pengamat Ragukan Hasil Survei CSIS soal Elektabilitas NH-Aziz

Selasa, 15 Mei 2018 14:50
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Masih ingat hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang menyebut Ahok tak punya lawan sebanding? Yah, lembaga survei yang diduga punya kedekatan dengan Partai Golkar, kembali melansir data untuk Pilkada Sulsel.Di survei Pilkada Sulsel, lembaga ini mengunggulkan Nurdin Halid di saat kandidat ini lagi diingatkan oleh publik tentang jeratan masa lalunya yang pernah menjadi terpidana korupsi. Terlepas tentang benar tidaknya metodologi yang digunakan dalam merekam prilaku pemilih, namun ada beberapa keanehan dari laporan survei lembaga ini.Pertama, pengambilan data tergolong lama. Padahal untuk ukuran Pilgub Sulsel, maksimal sampai 6 hari. Sedangkan survei CSIS memakan waktu hampir 30 hari dengan melibatkan sekira 898 responden. Untuk ukuran survei nasional dengan melibatkan responden jauh lebih besar di semua provinsi saja, durasi waktunya tak sampai 30 hari.Kedua, pengenalan kandidat tidak ada yang mencapai 70 persen. Padahal di beberapa hasil survei lembaga lain, justru rata-rata di atas 70 persen untuk kandidat gubernur. Lainnya, Pilgub kini tersisa satu bulan lebih lagi, sehingga pengenalan kandidat gubernur diyakini di atas 70 persen.Ketiga, dalam eksporasi masalah di Sulsel, banyak yang tidak dimasukkan. Seperti soal infrastruktur. Padahal, item ini selalu menjadi harapan besar publik Sulsel.Keanehan lainnya yang sangat keliru menyebut Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar maju diusung oleh Partai Demokrat. Kenyataannya, pasangan ini justru melalui independen. Pertanyaannya? Apakah data ini dipaksakan seperti saat berusaha menyebut Ahok di Pilkada Jakarta tak punya lawan sebanding? Publik Sulsel bisa menyimpulkan sendiri.

Bagikan berita ini:
6
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar