Persembunyian Buron Korupsi Terendus Gara-gara Medsos Anaknya

Selasa, 15 Mei 2018 11:02

FAJAR.CO.ID — Mantan manajer koperasi simpan pinjam Syariah Karanganyar, Mustamir Tantowi Jauhari, dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas I A Surakarta, Senin (14/5/2018).Terpidana kasus korupsi subsidi perumahan Kementerian Perumahan Rakyat ini akan mendekam di penjara selama enam tahun ke depan. Itu sesuai putusan kasasi Mahkamah Agung Nomor: 2367K/pidsus/2013 tertanggal 9 juni 2014.Dia juga diharuskan membayar denda Rp 300 juta, subsider enam bulan kurungan, serta diwajibkan membayar uang pengganti Rp 639 juta.“Setelah kita lakukan pemeriksaan, pemberkasan, serta tes kesehatan, kami langsung mengirimkan terpidana ke Rutan Klas I A Surakarta guna menjalani hukuman sesuai dengan putusan MA,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar Suharyoto.Terpidana berusia 59 tahun itu ditangkap di perumahan kawasan Kota Cilegon, Provinsi Banten. Jaksa mengendus jejak Mustamir yang sempat buron dari akun media sosial milik anaknya.Setelah dilakukan penelusuran, Mustamir ternyata bersembunyi di rumah anaknya. Eksekusi dapat dilakukan tanpa perlawanan.“Di rumah tersebut terpidana juga ditemani istrinya. Berada di salah satu rumah milik anaknya,” terang Kajari.

Bagikan berita ini:
6
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar