Persembunyian Buron Korupsi Terendus Gara-gara Medsos Anaknya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Mantan manajer koperasi simpan pinjam Syariah Karanganyar, Mustamir Tantowi Jauhari, dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas I A Surakarta, Senin (14/5/2018).

Terpidana kasus korupsi subsidi perumahan Kementerian Perumahan Rakyat ini akan mendekam di penjara selama enam tahun ke depan. Itu sesuai putusan kasasi Mahkamah Agung Nomor: 2367K/pidsus/2013 tertanggal 9 juni 2014.

Dia juga diharuskan membayar denda Rp 300 juta, subsider enam bulan kurungan, serta diwajibkan membayar uang pengganti Rp 639 juta.

“Setelah kita lakukan pemeriksaan, pemberkasan, serta tes kesehatan, kami langsung mengirimkan terpidana ke Rutan Klas I A Surakarta guna menjalani hukuman sesuai dengan putusan MA,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar Suharyoto.

Terpidana berusia 59 tahun itu ditangkap di perumahan kawasan Kota Cilegon, Provinsi Banten. Jaksa mengendus jejak Mustamir yang sempat buron dari akun media sosial milik anaknya.

Setelah dilakukan penelusuran, Mustamir ternyata bersembunyi di rumah anaknya. Eksekusi dapat dilakukan tanpa perlawanan.

“Di rumah tersebut terpidana juga ditemani istrinya. Berada di salah satu rumah milik anaknya,” terang Kajari.

Ditambahkan Suharyoto, kejari masih mendata aset Mustamir untuk membayar uang pengganti senilai Rp 639 juta. Dari jumlah tersebut, terpidana telah menyetorkan Rp 51.480.111 ke kas negara.

Jika Mustamir tidak melunasi uang pengganti paling lama satu bulan sesudah putusan inkracht, maka harta bendanya dapat disita untuk melunasi uang pengganti.

Bila hasil harta benda sitaan tak sebanding dengan nominal uang pengganti, Mustamir dapat dipidana penjara selama dua tahun.

Kasi pidana khusus (pidsus) Kejari Karanganyar Hanung Widyatmoko, mengungkapkan, sebelumnya majelis hakim tidak menahan Mustamir karena dinilai kooperatif selama menjalani persidangan.

Namun, kepercayaan itu malah disalahgunakan dengan melarikan diri.

“Setelah proses kasasi turun, saat dicek ke kediaman rumahnya, terpidana sudah meninggalkan rumah,” jelasnya. Mustamir menjadi buronan selama empat tahun. (rs/rud/fer/JPR)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment