Tujuh Pengeroyok Pelaut di Luwu Ditangkap, Dua Masih Buron

FAJAR.CO.ID, LUWU -- Tujuh pelaku pembunuhan  Mardi alias Upa (31) warga  Dusun Singgasari, Desa Seba-seba, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Kamis, 10 Mei 2018 tertangkap.

Mardi yang berprofesi di pelayaran asal Dusun Waelempa Desa Seba-seba, Walenrang Timur dikeoroyok sembilan orang setelah mendatangi keramaian pemuda di Singgasari.

Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso, mengatakan, peristiwa penganiayaan Mardi hingga tewas berawal saat Erwin (19) kembali dari rumah Habil main wifi.

"Setelah lewat di depan rumah Iid (19), di Dusun Singgasari, mereka melihat banyak anak muda. Erwin langsung ke rumahnya karena penasaran ingin megetahui pemuda tersebut. Erwin kembali bersama Mardi berboncengan menggunakan sepeda motor metic honda beat nomor polisi tidak ada setelah sampai di depan rumah Iid Tolipu, Erwin dan Mardi langsung diberhentikan," kata Dwi.

Kemudian, lanjut dia, Mardi turun dari sepeda motor langsung dipukul kemudian Erwin langsung pulang melapor ke Hendra sepupu dari Mardi bahwa Mardi dikeroyok di depan rumah Iid. Erwin dan Hendra berboncegan menuju lokasi kejadian.

Sebelum tiba di depan SDN 100 Singgasari, keduanya melihat korban pulang dengan berlumuran darah dan busur menancap di badan bagian perut dan belakang. Hendra dan Erwin mencari pelaku tetapi tidak seorang pun yang ditemukan.

"Akibat dari kejadian tersebut, dua buah busur menancap di bagian perut dan bagian belakang korban. Lalu korban dibawa ke RSUD Rampoang untuk mendapatkan perawatan," kata Dwi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : irwan kahir


Comment

Loading...