Tuh kan, Tambang Bikin Laut Rusak


FAJAR.CO.ID, KOTABARU – Penolakan rakyat Pulau Laut terkait rencana penambangan batubara ternyata memang beralasan. Dari hasil kajian para peneliti di tahun 2013, jika Pulau Laut ditambang maka akan membawa banyak dampak negatif pada hajat hidup orang banyak.Fakta ilmiahnya adalah, Pulau Laut ternyata memiliki daya tampung dan daya dukung (DTDD) yang sangat rendah. Dari lima tingkatan skala DTDD, lebih lima puluh persen wilayah Pulau Laut masuk kategori paling rendah atau skala DTDD paling bawah.Dr Ahmad Jauhari, ahli lingkungan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengatakan, tim akademisi pada tahun 2013 mulai mengkaji DTDD seluruh wilayah Kalsel, termasuk Pulau Laut. Kajian itu diperlukan sebagai data ilmiah penunjang penyusunan rencana pembangunan jangka menengah pemerintah daerah.”Untuk Pulau Laut itu lebih lima puluh persen daya tampung dan daya dukungnya sangat rendah,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin, (16/5).DTDD kata dia merupakan istilah mengenai sejauh mana sebuah hamparan permukaan bumi mampu mendukung hajat hidup manusianya. DTDD dihitung dari banyak variabel, hasilnya menjadi parameter kemampuan alam di daerah itu dalam menunjang hajat hidup manusianya.Kajian itu katanya dimulai dari tahun 2013 silam. ULM bekerja sama dengan DLHD Pemprov Kalsel. Proyek kajian dilakukan untuk melihat kondisi lingkungan di Kalsel, sehingga pemerintah dapat menetapkan program yang tepat. Utamanya menetapkan rencana pembangunan jangka menengah.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...