Antisipasi Teror di Gereja, Polres Bogor Terjunkan 800 Personel

Minggu, 20 Mei 2018 - 10:50 WIB

FAJAR.CO.ID, BOGOR — Sepekan lalu, tiga gereja di Surabaya dibom para terduga teroris. Guna mengantisipasi hal itu terulang di wilayahnya, hari ini Polres Bogor menerjunkan ratusan personel untuk menjaga rumah ibadah umat kristiani tersebut.

“Polres Bogor menerjunkan 800 personel gabungan Sabhara, Reskrim dan Intelkam untuk melaksanakan pengamanan kegiatan keagamaan di gereja,” ujar Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky Pastika kepada JawaPos.com, Minggu (20/5).

Di sisi lain, dia berharap pihak gereja memasang kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) guna meminimalisasi aksi terorisme. Lebih lanjut Dicky menegaskan, terorisme adalah musuh bersama.

Maka dari itu, dia pun mengajak peran aktif masyarakat dalam mencegah terorisme dengan cara melaporkan hal-hal yang dicurigai kepada Kepolisian terdekat atau Bhabinkamtibmas. Sementara itu selain di gereja, Polres Bogor juga melakukan pengamanan di tempat-tempat keramaian serta menggelar patroli skala besar.

Sebagaimana diberitakan, dalam waktu yang relatif singkat, ada tiga gereja yang menjadi korban serangan bom pada Minggu (13/5). Tiga lokasi ledakan itu terjadi tepat di depan gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, GKI Diponegoro di jalan Raya Diponegoro, dan di Gereja Pantekosta di jalan Arjuno, Surabaya.(dna/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.