Menag Hati-hati Bawa Nama Masyarakat!

Minggu, 20 Mei 2018 18:28

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Belum lama ini Kementerian Agama (Kemenag) merilis 200 daftar nama mubalig penceramah Islam di Indonesia.

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, perilisan daftar nama mubalig tersebut dilakukan, lantaran pihaknya sering menerima banyak pertanyaan dari masyarakat, terkait nama mubalig yang bisa mengisi kegiatan keagamaan mereka.Senator dari Dapil DKI Dailami Firdaus menyikapi pernyataan Menag tersebut.”Saya belum menemukan titik fokus yang dimaksud oleh Menteri Agama, arahnya kemana dan saya sarankan harus berhati-hati ketika membawa nama masyarakat,” kata Dailami Firdaus,  Minggu (20/5).Pernyataan Menag itu, dia menambahkan, seolah-olah rilis 200 dai berdasarkan kemauan dari masyarakat. Namun Bang Dailami, begitu dia disapa, menyayangkan Menag tidak menjelaskan masyarakat yang mana.Apalagi menurut putra Almh.Prof.Hj.Tuty Alawiyah AS serta Cucu dari ulama kharismatik Betawi KH. Abdullah Syafi’ie, saat ini ada beberapa mubaligh yang dengan terang-terangan menolak masuk dalam daftar rilis oleh Kementerian Agama.”Saya berharap rilis ini tidak menjadi kegaduhan baru dan  sangat disayangkan sekali bila ternyata kegaduhan tersebut datang justru dari sebuah lembaga yang seharusnya steril dan menjadi penyejuk yaitu Kementerian Agama,” katanya.

Bagikan berita ini:
9
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar