Soal Daftar 200 Nama Penceramah, Ketua MPR: Kemenag Blunder

Minggu, 20 Mei 2018 20:03

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Langkah Kementerian Agama (Kemenag) merilis daftar 200 nama penceramah berbuntut panjang. Langkah tersebut dinilai sangat fatal dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan langkah Kemenag melakukan hal tersebut adalah kebijakan yang blunder. “Kementerian Agama blunder, blunder besar,” katanya usai menghadiri buka puasa bersama dengan masyarakat Jakarta Utara, di Jl. Enim Raya, Tanjung Priok, Minggu (20/5).Zulkifli Hasan juga menyayangkan langkah Kemenag mengeluarkan daftar 200 mubaligh yang direkomendasi. Sebab langkah itu bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat. “Seharusnya mempersatukan bukan memecah belah. Jadi disini separuh diambil, separuh lagi dipijak. Tidak boleh begitu. Itu belah bambu namanya,” ungkap ZulkifliZulkifli menyarankan Menteri Agama untuk menarik daftar 200 mubaligh itu. “Segera tarik karena ini adalah blunder,” tutupnyaSebelumnya Kemenag merilis daftar 200 penceramah yang sudah diseleksi dengan kriteria tertentu. “Selama ini, Kementerian Agama sering dimintai rekomendasi muballigh oleh masyarakat. Belakangan, permintaan itu semakin meningkat, sehingga kami merasa perlu untuk merilis daftar nama muballigh,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Aiy/Fajar)

Bagikan berita ini:
6
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar