Aksi Masyarakat Menuntuk Hak Penebasan Lahan di Bendungan Pamukkuluk

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TAKALAR — Aliansi masyarakat peduli keadilan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor BBWS pompengan jeneberang sebagai perpanjangan tangan dari kememtrian PUPR yang menangani proyek bendungan di pamukkuluk kab. Takalar yang memakan anggaran 1,7 trilliun rupiah, dengan pihak rekanan dari PT. Nindya Karya dan PT. Wijaya Karya.

Polemik pada persiapan mega proyek tersebut kembali terjadi, sebab pembebasan lahan masyarakat seluas kurang lebih 640 HA itu belum jelas soal harga yang ada, lantaran kementrian keuangan telah menggelontorkan anggaran Rp. 23.400.000.000-, untuk 100 HA sanpai saat ini sudah memasuki tahun 2018 belum dibayarkan, maka kuat dugaan masyarakat terjadi penyelewengan anggaran negara ujar jendral Lapangan Rifaldi Islami.

Menurut Parawangsa selaku koordinator lapangan Berdasarkan UU No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik  sangat memerintahkan kepada tim apresial sebagai tim penilai jumlah harga diwajibkan dapat dibuka dengan menjunjung dan mengedepankan asas transparansi. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...