Muncul Saran Koopssusgab Tetap di Bawah Kendali Kapolri

Senin, 21 Mei 2018 - 03:51 WIB
ilustrasi pasukan khusus. (foto: net)

FAJAR.CO.ID — Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan, menilai bahwa payung hukum pengaturan tindak terorisme mendesak melihat aksi teror semakin brutal di berbagai daerah.

Jika TNI terlibat dalam operasi ini, kata doktor ilmu hukum ini, idealnya kendali tetap di tangan Kapolri karena ini murni masalah penegakan hukum.

“Polisi harus tetap terdepan. Selama tidak diperbantukan, operasional Koopssusgab kendalinya tetap di tangan panglima TNI. Tapi saat diminta Kapolri membantu pada situasi tertentu kendali operasi sebaiknya di tangan Kapolri,” saran Edi Hasibuan, yang juga mantan anggota Kompolnas, kepada wartawan di Jakarta, Minggu (20/5/2018).

Menurut Edi, pasukan elit Koopssusgab baru turun apabila teror sudah mengancam masalah keamanan negara dan penanganan gangguan terorisme pada objek vital. Tugas ini menurutnya sudah diatur juga dalam UU TNI.

“Kalau hanya sebatas aksi teror biasa cukup kita percayakan kepada Polri yang sudah ahli dalam bidangnya,” tukas pakar hukum dan kepolisian ini. (dem)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *