Oknum Dosen USU Pingsan Dijerat Kasus Ujaran Kebencian soal Bom Surabaya

Senin, 21 Mei 2018 04:47

FAJAR.CO.ID — Oknum dosen Ilmu Perpustakaan USU, Himma Dewiana Lubis, resmi ditahan Polda Sumut terkait kasus ujaran kebencian soal aksi teror bom di Surabaya, Jatim. Himma diciduk dari rumahnya di Jalan Melinjo II Kompleks Johor Permai, Medan Johor, Sabtu (19/5/2018).Saat dihadirkan di Mapolda Sumut dalam pemaparan kasusnya, Minggu (20/5) sore, Himma mengaku sangat menyesal telah melakukan perbuatannya.Dia menyatakan tidak menyangka jika kedua postingan-nya justru membuat dirinya tersangkut masalah hukum.“Saya sangat menyesal sekali. Karena sebetulnya saya cuma mengcopy, itu bukan tulisan saya. Kalau bisa kepada siapapun jangan asal membagikan status orang lain. Saya sangat menyesali,” ujarnya sedih.Himma sendiri, usai diwawancarai langsung pingsan, sehingga harus mendapatkan pertolongan. Diduga kuat dia mengalami shock akibat kasus ujaran kebencian yang menjeratnya saat ini.Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan Himma ditangkap karena dua postingan di akunnya di facebook memuat ujaran kebencian.Pada satu postingannya pascaserangan bom bunuh diri pada Minggu (13/5) di Surabaya, Himma memposting sebuah tulisan yang menyebutkan kalau tiga ledakan bom gereja di Kota Surabaya hanyalah pengalihan isu.“Dia mengatakan bahwa ledakan bom itu skenario pengalihan yang sempurna, dari ganti presiden tahun 2019,” ujar Tatan.Setelah postingannya viral, Himma yang juga diketahui bergelar magister ini pun langsung menutup akunnya. Namun, postingannya terlanjur discreenshoot netizen dan dibagikan ke media daring.

Bagikan berita ini:
4
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar