Oknum Dosen USU Pingsan Dijerat Kasus Ujaran Kebencian soal Bom Surabaya

Senin, 21 Mei 2018 04:47

“Himma ditangkap dalam perkara dugaan pelanggaran tindak pidana ujaran kebencian, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat 2 UU ITE,”kata Tatan.Motif tujuan pemilik akun facebook Himma Dewiana, sambung Tatan, lantaran terbawa suasana dan emosi dengan maraknya perang tagar: #2019GantiPresiden.“Pelaku mengakui menulis status tersebut tanggal 12 Mei 2018 dan 13 Mei 2018 di rumahnya,” ujarnya.Tatan menyatakan karena telah meresahkan masyarakat, akhirnya personil Cyber Crime Polda Sumut yang melaporkan sendiri akun tersebut sehingga dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh pelaku dapat diusut.Karenanya, wanita kelahiran 1972 tersebut kini sedang diperiksa penyidik untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.“Penyidik telah memeriksa saksi dan menyita barang bukti berupa handphone Iphone 6S dan SIM card milik pelaku untuk kepentingan penyidikan,” kata Tatan.Tatan menyatakan polisi juga telah melakukan digital forensik terhadap handphone Himma dan mendalami motif lain terkait pemostingan ujaran kebencian yang dimaksud.“Begitu dahsyatnya serangan bertubi-tubi dari kelompok teroris, malah di media sosial bertebaran postingan-postingan hoaks hingga mengundang ujaran kebencian. Status itu telah melukai perasaan polisi dan juga keluarga korban terorisme,” tukasnya. (fir) 

Bagikan berita ini:
10
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar