RUU Anti Terorisme Libatkan TNI, Kodam Hasanuddin Sudah Petakan Pelaku

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wacana pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme mencuat belakangan ini pasca teror bom di beberapa wilayah di Indonesia. Hal itu tertuang dalam revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 atau Undang -Undang Antiterorisme yang sedang dikebut oleh pemerintah dan DPR.Terkait hal tersebut, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Agus Surya Bakti siap mengikuti perintah jika Undang-Undang tersebut resmi dikeluarkan.”Saya kira masih proses dalam untuk pelibatan TNI dan itu rananya di pusat, kita siap saja apa nanti bentuk pelibatan itu karena tentunya ada undang-undang, karena yang terakhir di running teks ada Perpres, yang jelas TNI siap apapun perintah yang diberikan kepada kita,”kata Agus saat ditemui pada dialog Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme di salah satu hotel di Makassar, Senin (21/5/18).Selain itu, pihaknya sedang memetakan peredaran teroris di Sulsel. Dia meyakini bahwa terdapat banyak teroris yang berada di Sulsel. Olehnya itu, jenderal yang akrab disapa Agus SB itu berharap masyarakat ikut berperan dalam mengungkap teroris di Sulsel.”Saat ini sedang kita petakan memang kemarin ada informasinya dan kita sudah petakan yang sudah ada dan yang belum, makanya kita katakan peranan masyarakat sangat penting tidak bisa kita saja, karena masyarakat banyak yang tahu dia begini kehidupannya, tapi saya yakini mereka adalah mantan teroris dari Suriah,”bebernya.

  • Bagikan