RUU Anti Terorisme Libatkan TNI, Kodam Hasanuddin Sudah Petakan Pelaku

Senin, 21 Mei 2018 20:08
Belum ada gambar

Untuk itu, Kodam Hasanuddin beserta jajarannya tetap melakukan pendekatan terhadap teroris yang telah diketahui berada di Sulsel, dengan harapan orang yang terduga teroris tersebut tidak melakukan aksinya di Sulsel.”Terhadap mereka kita harus lakukan pendekatan terhadap mereka, artinya jangan perang disinilah, tapi perang disana dimana yang mereka yakini misalnya Palestina, silakan yang penting jangan disini. Makanya saya harap masyarakat ikut membantu dan kita juga kerahkan badan intelejensi untuk memetakan itu, tapi saya tidak bisa ungkap itu karena itu merupakan operasi intelejen yang tidak perlu diungkapkan,”harapnya.Meski kondisi Sulsel masih terbilang kondusif, dirinya tetap waspada terhadap ancaman teror yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Menurutnya, Sulsel menjadi bagian dari aksi teror yang terjadi dibeberapa wilayah di Indonesia.”Sebagian mereka ada di sini tapi mereka kebanyakan main ditempat lain, karena mereka masyarakat di sini dan itu sudah cukup kondusif yang artinya adat kekerabatan suku Bugis disini cukup kuat,”lanjutnya”Saya kira Sulsel juga menjadi bagian dari aksi teroris yang kemarin karena Sulsel menjadi salah satu tempat transit seperti dari Nusa tenggara dari Poso karena kita berdekatan dengan Poso, tapi kita tetap waspadai. jadi mereka itu semua yang betul betul kejam dan militan termasuk dari aliran yang lama juga masih ada misalnya lulusan dari Suriah itu yang cukup keras yang bermain di Filipina, Poso,”tutupnya. (sul/fajar)

Bagikan berita ini:
1
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar