Fadli Zon Desak Polisi Tindak Pengibar Bendera Israel di Papua

Selasa, 22 Mei 2018 - 12:31 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mendesak aparat kepolisian untuk segera menindak para pelaku pengibar bendera Israel di Papua beberapa hari waktu lalu.

Pasalnya, bendera yang dikibarkan warga Papua itu tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, hingga aksi tersebut menimbulkan keresahan bagi warga Indonesia. “Mengibarkan bendera yang tidak punya hubungan diplomatik dengan kita dan menimbulkan keresahan ya harus ditindak dong, harus dihentikan kemudian harus ditindak,” kata Fadli di Gedung DPR RI, Selasa (22/5).

Fadli menegaskan, bendera Israel bukanlah bendera agama Yahudi, namun sebuah negara zionis, negara penjajah yang menjajah tanah Palestina. “Kalau itu bendera keagamaan boleh saja, itu bukan bendera keagamaan kok. Israel itu bukan agama, itu bukan bendera kaum Yahudi, salah besar kalau mengatakan itu bendera Yahudi. Itu bendera negara zionis penjajah Palestina,” ucap Fadli.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, meminta penegak hukum berlaku adil, seperti yang mereka lakukan selama ini pada umat Islam. pengibar bendera-bendera bertuliskan kalimat tauhid malah dituding macam-macam dan ditangkap.

“Jangan diskriminatif sementara bendera panji-panji rasulullah itu dikriminalisasi bahkan ada yang pernah kalau tdak salah disita atau ditangkap, ini bendera ini kok diberi semacam legitimasi, ya menurut saya ini menyakiti hati umat Islam,” ucapnya.

“Saya kira polisi harus tegas bendera Israel itu harus di larang dan juga pelakunya harus ditindak tegas dan diberikan sanksi itu saja,” tambahnya.

Sebelumnya,  sebuah video beredar yang diklaim di Papua tengah mengibarkan bendera negara zionis yang diduga dilakukan dalam acara Kebaktian Budaya Bangsa ke-12 di Gedung Olahraga (GOR) Waringin Kotaraja Jayapura.

Video dengan durasi 1.41 menit tersebut memperlihatkan sejumlah warga Papua dengan berpakaian rapi mengelu-elukan nama Israel yang diduga juga dicampur dengan bahasa Papua dengan diiringi musik khas Indonesia timur dengan tempo yang cepat. (Aiy/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.