Nilai Tukar Rupiah Kian Terperosok, 2019 Ganti Presiden akan Terwujud!

0 Komentar

JAKARTA– Pemerintah hingga saat ini belum mempunyai solusi yang tepat untuk mengatasi lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Rupiah kini telah menembus angka Rp14.200 per USD

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan kualitas kepemimpinan Jokowi akan terganggu pada sektor politik jika pengelolaan ekonomi tidak benar dan dollar terus melemah. Bahkan dirinya menuturkan slogan 2019 ganti Presiden dapat terjadi bilamana ini terus berlanjut.

“Soal Tagar 2019 ganti presiden kemungkinan bisa terwujud Jika ekonomi terus terpuruk,” kata Ujang dilansir Fin.co.id, Rabu (23/5).

Menurutnya, sisi politik yang tidak stabil ini tentunya menguras pula energi pemerintahan pada hal-hal yang tidak perlu hingga membuat pemerintah tak perhatian pada kondisi kesejahteraan rakyat.

Kurang munculnya figur Jokowi dan pola kepemimpinannya pada perhatian tersebut bisa berdampak terhadap investor yang awalnya menanamkan investasinya, akhirnya pergi meninggalkan Indonesia.

“Nilai tukar dollar yang tinggi dan tidak terkendali akan berbahaya bagi suatu pemerintahan dan berakibat pada krisis ekonomi dan Politiknya,” tuturnya.

Sementara itu, pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia menyampaikan, Jokowi harus sering-sering berkaca pada krisis ekonomi 1997 ketika Dollar menyentuh 15.000.

“Krisis ekonomi yang terjadi dapat menjatuhkan Orde Baru dan jika Jokowi tidak bisa mengendalikan dolar hingga Pilpres 2019 Maka Jokowi akan anjlok elektabilitasnya bahkan bisa dikalahkan oleh pesaingnya,” pungkasnya. (fin)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar