Jaksa Usut Dugaan Penyimpangan Infrastruktur Dibiayai APBN


FAJAR.CO.ID, TORUT — Kejaksaan Negeri Cabang Rantepao akhirnya mengusut adanya dugaan penyimpangan dalam proyek konstruksi pembangunan infrastruktur permukiman sosial ekonomi di wilayah Kecamatan Bengkelekila, Kabupaten Toraja Utara.Proyek di bawah naungan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini menggunakan dana APBN Tahun 2016 senilai Rp1,2 Miliar.Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Rantepao, Yoga Pradila Sanjaya yang dikonfirmasi BKM, Jumat (25/5) membenarkan, kalau pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Menurut Yoga, proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan bestek yang tertera dalam kontrak kerja.Itu terlihat dari sejumlah struktur bangunan yang mulai rapuh dan hancur, padahal baru selesai dikerjakan.”Kami sedang melakukan pengusutan, dan dalam waktu dekat akan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan,” tegas Yoga.Yoga tidak menampik, kalau ada sejumlah proyek yang menggunakan dana APBN di Toraja Utara yang sedang dalam bidikan Kejaksaan. Pasalnya, proyek tersebut terkesan dikerja asal asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ada. (cha/bkm/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar

Saksikan video berikut: