Kandas di Semifinal, Indonesia Perpanjang Puasa Gelar Piala Thomas

Jumat, 25 Mei 2018 - 22:54 WIB
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. (Foto: PBSI)

FAJAR.CO.ID — Datang ke Bangkok dengan kekuatan penuh, pasukan Merah Putih gagal juara usai kandas di semifinal dari tangan Tiongkok. Dalam match Empat Besar di Impact Arena, Jumat (25/5) malam, Indonesia dipaksa menyerah di partai keempat.

Setelah timnya tertinggal 1-2, ganda Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan masih belum rezeki memberikan poin penyeimbang. Upaya ganda lawas itu meladeni Li Junhui/Liu Yuchen sebenarnya sudah maksimal. Namun, Li/Liu lebih maksimal lagi.

Ahsan/Hendra menyerah 17-21, 21-18, 12-21 dalam durasi laga 53 menit (statistik BWF).

Kekalahan yang membuat match Indonesia vs Tiongkok terhenti dalam kedudukan 3-1 untuk tim yang di negaranya ada Tembok Besar itu.

Kegagalan di Bangkok 2018 ini membuat Indonesia harus memperpanjang puasa gelar yang sudah berlangsung selama 16 tahun. Ya, Indonesia memang masih menjadi pengumpul gelar terbanyak Piala Thomas sejak pertama kali digelar pada 1949, yakni 13 (disusul Tiongkok sembilan gelar).

Namun, terakhir kali Indonesia boleh memegang trofi ajang yang namanya diambil dari nama Sir George Alan Thomas (mantan Presiden IBF dan pemain bulu tangkis dari Inggris) itu, sudah lama, 2002. (fajar/jpnn)

Indonesia vs Tiongkok
Anthony Sinisuka Ginting vs Chen Long 20-22, 16-21 (0-1)
Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya vs Liu Cheng/Zhang Nan 12-21, 21-17, 21-15 (1-1)
Jonatan Christie vs Shi Yuqi 21-18, 12-21, 15-21 (1-2)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Li Junhui/Liu Yuchen 17-21, 21-18, 12-21 (1-3)
Ihsan Maulana Mustofa vs Lin Dan (tidak dipertandingkan lagi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.